Extreme XOS Journey: Konfigurasi SSHv2, Radius, dan TFTP

Yup sekarang kita berpindah ke modul SSHv2, Radius dan TFTP, semakin hari akan semakin menarik pembahasan kita nih guys. Untuk pengantar modul SSHv2 pada device Extreme secara default disabled jadi kita akan enabled pada perangkat Extreme.

Pada Exos versi 16.2.x.x ke bawah kita download module ssh terlebih dahulu, biasanya formatnya “summitX-16.1.3.6-ssh.xmod”. Kalau Exos versi 16.2.x.x ke atas terdapat pada module yang berekstensi “.xos”.

SRT-1.PNG

Topologi postingan kali ini seperti diatas yaa ..

Continue reading “Extreme XOS Journey: Konfigurasi SSHv2, Radius, dan TFTP”

Extreme XOS Journey: Manage EXOS via Browser with Chalet

Manajemen sebuah perangkat jaringan akan lebih mudah apabila menggunakan GUI ketimbang CLI, Extreme sendiri juga memiliki GUI untuk manajemen device. Chalet Web Access, akan memudahkan kita dalam manajemen perangkat Extreme.

chalet

Continue reading “Extreme XOS Journey: Manage EXOS via Browser with Chalet”

JNCIS-SP Journey: Static, aggregate, dan generated routes

Sekarang kita akan belajar mengenai Protocol Independent Routing, objective yang akan kita pelajari yakni static, aggregate dan generated routes. Perbedaan mendasar mengenai ketiga jenis routes tersebut terdapat pada tabel berikut ya.

aggre-gener6

Static routes next hopnya bisa discard, reject maupun ip/interface dengan preference 5. Sedangkan Aggregate route ini next-hop defaultnya reject dengan preference 130 dan Generated route next-hop defaultnya forwarding (last resort) dengan preference 130 sama seperti Aggregate.

Continue reading “JNCIS-SP Journey: Static, aggregate, dan generated routes”